Category: Opini
-

Rasialisme di AS dan Frantz Fanon
Melihat apa yang terjadi di AS akhir-akhir ini, penting kiranya menelisik tulisan-tulisan Frantz Fanon. Seorang psikoanalis kelahiran Martinique, koloni Prancis di Kepulauan Antilen. Bapaknya kelahiran Aljazair, yang dibawa oleh Prancis ke Martinique sebagai budak. Ibunya berasal dari keluarga birasial, Afro-Martinisian dan Alsatian (Prancis).
-

Antara State of Nature dan Fitrah Manusia
Diribut runduklah padi Dicupak datuk Temenggung Hidup kalau tidak berbudi Duduk tegak kemari canggung Tegak rumah karena sendi Runtuh sendi rumah binasa Sendi bangsa ialah budi Runtuh budi runtuhlah bangsa Pantun yang Buya Hamka tuliskan pada bukunya, Lembaga Budi, tersebut membuka mata sekaligus memunculkan tanya. Memang, sebuah bangsa…
-

Mengapa Skeptis Pada Islam?
Munculnya sebagian kalangan umat Islam yang skeptis (ragu, tidak segan mengkritisi sesuatu yang sudah pasti, dan mencari pembenaran-pembenaran atas sebuah kesalahan) barangkali disebabkan oleh lima hal.
-

Menunggu
Saat dulu saya menunggu hasil pengumuman seleksi masuk perguruan tinggi, menunggu sebulan hasilnya setelah ujian. Semua seolah tidak pasti. Siswa SMA sudah bukan, mahasiswa masih belum. Status tidak jelas. Ditanya tetangga, bingung ingin menjawab apa. Kuliah belum, sekolah sudah lulus. Memang, menunggu adalah hal yang tidak mengenakkan. Siapa yang mau…
-

Perlukah Beragama?
Pertanyaan mengenai perlukah kita beragama, masih sering mengemuka. Banyak orang yang berputus asa, apalagi di tengah masa yang banyak kekerasan diatasnamakan agama. Kalau agama hanya mendorong perilaku nista, berebut kuasa, dan memerangi sesama, untuk apa agama itu ada? Pemikiran mengenai keraguan atas agama sebenarnya sudah mewarnai sejarah kita dengan panjang.…
-

Persahabatan
Banyak yang berkata, bersahabatlah dengan siapa saja. Sejatinya, cerdaslah dalam menentukan dengan siapa sajakah kita bersahabat. Terlebih ketika sedang menghadapi usia remaja yang belum memiliki keteguhan diri. Memilih sahabat merupakan sebuah keharusan. Mungkin sudah sering kita perhatikan, bagaimana seseorang yang berkepribadian baik menjadi jatuh dipandang orang karena ia bersahabat dengan…
-

Mencari Bahagia
Kalaulah ditanya apa tujuan kita hidup, saya yakin, orang-orang akan menjawab, “mencari bahagia”. Sebab, apalah arti kehidupan tanpa kebahagiaan. Bahkan, untuk mencapai kebahagiaan itu tak jarang ditempuh jalan yang sulit. Berbagai cara ditempuh, agar meraih kehidupan yang bahagia. Sampai-sampai, ada pula yang merenggut kebahagiaan orang lain untuk kebahagiaannya seorang. Permasalahan…
-

Mau Jadi Sukses?
Saat ke Anyer beberapa hari lalu, ada adik kelas yang bertanya, “bang, gimana sih cara buat jadi orang sukses?”.Jujur, saya sendiri masih belum termasuk orang yang sukses, baik dunia apalagi akhirat. Tapi, saya tetap berusaha menjawab pertanyaan itu. Menurut saya, pertanyaan ini cukup memicu saya untuk mempertanyakan lagi, apa…
-

Perlukah Feminisme?
Tidak menjadi seorang feminis bukan berarti tidak menghargai hak-hak perempuan. Untuk menghargai perempuan pun tak perlu mengikuti paham feminisme. Sayangnya, banyak feminis yang mengampanyekan feminisme dengan mengambil titik ekstrem. Mendikotomikan tidak feminis berarti tidak menghargai perempuan. Padahal, cukuplah memahami Islam secara baik dan menjalankannya dengan benar, penghargaan terhadap perempuan dapat…