Tag: Indonesia

  • Politik Main Rasa

    Politik Main Rasa

    POLITIK MAIN RASA Kabar mengenai RS yang teraniaya, sekalipun terbukti kebohongannya, telah memainkan perasaan publik. Sebagian mengeksploitasinya untuk menunjukkan kelompoknya sebagai korban tindakan kesewenangan, sebagian lain ikut menimpali dengan sinisme terhadap dramatisasi yang berlebihan. Intinya, ada pesan yang ingin disampaikan, kami adalah korban, dan kami perlu mendapat rasa kasihan dan…

  • Antara Dikotomi dan Spektrum, sebuah Pemahaman

    Antara Dikotomi dan Spektrum, sebuah Pemahaman

    Dalam sebuah sesi sharing dengan adik kelas, saya pernah mengajukan sebuah pertanyaan. “Kalau kita hendak melihat fenomena sosial, bagaimana cara kita melihatnya? Apakah dengan hitam putih saja?” Beberapa orang terlihat berpikir. “Tentu tidak separah itu, bukan?”, saya timpali kebingungan mereka itu. “Di antara hitam dan putih, adakah kemungkinan lain?”, Saya…

  • Catatan Hari Pendidikan

    Catatan Hari Pendidikan

    CATATAN HARI PENDIDIKAN Farhan Abdul Majiid Beberapa catatan mengenai mendidik, pendidikan, pendidik, dan yang dididik. *** Beberapa waktu yang lalu, dosen saya pernah berujar mengenai alasan beliau mencintai profesinya. “When we teach, we learn”, katanya. Ketika kita mengajar, sejatinya kita pun sedang belajar. Belajar memahami materi, belajar memahamkan kepada yang…

  • Umat Terbaik!

    Umat Terbaik!

    Pernahkah kita memikirkan sejenak, mengapa sampai Allah Swt. Berfirman, bahwa kita adalah umat terbaik? Apakah titel sebagai umat terbaik itu diberikan secara Cuma-Cuma saja? Bukankah butuh perjuangan agar bisa sampai pada posisi terbaik? Lalu, mengapa pula seringkali umat Islam digambarkan tidak baik? Seringkali, kita berpikiran bahwa menjadi sebuah umat yang…

  • Buya Hamka dan Tragedi 1965

    Buya Hamka dan Tragedi 1965

    Buya Hamka dan Tragedi 1965 “Saudara pengkhianat! Menjual negara kepada Malaysia!”, bentak seorang polisi dengan pistol di pinggang kepada Buya Hamka. Ia berusaha menaikkan pitam Buya Hamka. Menangislah beliau mendengar hujatan semacam itu. Hampir-hampir beliau pun terpancing emosinya. “Janganlah saya disiksa seperti itu. Bikin sajalah satu pengakuan bagaimana baiknya, akan…